Chat with us, powered by LiveChat

Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online

Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online

Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online – Pada Pembahasan kali ini kita Stationbola & Stationbet selaku Agen Sabung Ayam Online Resmi akan mengulas mengenai Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online. Sebenarnya untuk perawatan ini dimulai sejak Ayam Sabung masih kecil hingga mencapai usia dimana Ayam Sabung sudah siap untuk ditarungkan. Namun khusus untuk Ayam Sabung yang akan ditarungkan ini, maka sebulan sebelum turun ke gelanggang, Ayam Sabung harus mendapatkan perawatan khusus seperti yang akan kita bahas kali ini. Ayam Sabung yang akan siap tarung ini akan diberikan perawatan yang dibagi menjadi 4 bagian yakni perawatan minggu pertama, minggu kedua, minggu ketiga dan minggu keempat. Tujuan kita membagi perawtan ini menjadi 4 tahap agar kita dapat melihat perkembangan dan kesiapan Ayam Sabung yang akan kita adu di gelanggang nantinya. Pantau terus perkembangan selama 4 tahap ini agar kita tahu hal apa saja yang perlu kita berikan pada tahap selanjutnya.

Dan sebelum kita menuju ke dalam topik pembahasan utama kita, kali ini kita akan membahas tentang Situs Stationbola & Stationbet yang merupakan Agen Sabung Ayam Online Resmi di benua Asia Termasuk Indonesia.

Adu Ayam Online – Nah kamu pastinya sudah sangat sering bukan mendengar kata tentang Agen Sabung Ayam Online, pasti sebagian dari kamu ada yang bertanya tanya bukan apasih Agen Sabung Ayam Online ?, hmm Sebenarnya untuk kamu yang memang berada dan bermain di dalam dunia betting online pastinya sudah tahu namun untuk kamu pasti sedikit bingung karena itu mari kita jawab, Agen Sabung Ayam Online merupakan sebuah Agensi Game Betting Online yang bekerja sama dengan pihak Developer Permainan Sabung Ayam Online yaitu S128.

Untuk dapat mengakses atau memainkan permainan sabung ayam online s128 juga kini sangat mudah terjangkau karena kamu hanya memerlukan koneksi jaringan internet untuk dapat mencari Agen Sabung Ayam Online yang banyak tersebar luas di dalam jejaring internet dan juga Social Media.

Namun untuk kamu yang masih baru di dalam dunia betting online namun ingin memainkan permainan sabung ayam online, maka saya sarankan untuk berhati hati dalam memilih Agen Sabung Ayam Online karena saat ini sudah terdapat banyak sekali situs situs penipu seperti website Scam atau Phising (Website Scam adalah website yang berisi penipuan dengan cara mengelabui pengunjung dengan tujuan untuk mendapatkan uang secara ilegal & Web Phising adalah website yang menyamar menjadi suatu website resmi dengan tujuan mengumpulkan data username dan password.)

Karena itu untuk kamu yang ingin memainkan permainan sabung ayam online namun takut tertipu karena salah memilih Agen Sabung Ayam Online, maka saya sangat menyarankan untuk bermain disitus www.Stationbola & Stationbet.

Stationbola & Stationbet merupakan sebuah situs Agen Sabung Ayam Online resmi yang beroperasi di benua Asia selama kurang lebih 10 Tahun Semenjak Tahun 2008. selain itu situs Stationbola & Stationbet juga termasuk kedalam jajarang situs Game Betting Online Bertaraf Internasional karena Kualitas Dan Integritas di dalam situs tersebut. Selain Itu di Situs Stationbola & Stationbet kamu akan bermain permainan betting online dalam bentuk PREMIUM yang tentunya berbeda dengan situs abal abal.

Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online

Adu Ayam – Nah mungkin sudah cukup sampai disini saja untuk penjelasan mengenai Situs Agen Sabung Ayam Online resmi Stationbola & Stationbet, kalau begitu mari langsung saja kita bahas bersama sama pembahasan utama kita mengenai Tahap Merawat Ayam Sebelum Tanding Sabung Ayam Online berikut ini.

1. Latihan Awal

Usia yang sangat tepat guna memasukkan calon jago ke pusat latihan merupakan ketika ia telah menampakkan tanda kedewasaan. Misalnya mulai berahi saat melihat lawan jenisnya, yang cakep tentunya. Masa akil balig itu seringkali terjadi pada usia 8-9 bulan. lnilah ketika yang tepat guna mengandangkan sang calon jagoan. Maksudnya. ia mesti dimasukkan kandang tersendiri yang terpisah dari saudara-saudaranya. Pagi hari sekitar dua jam (jam 8 – 9), ia dijemur di sinar matahari yang hangat. Jago muda yang dijemur saban pagi ini jangan keluyuran cari santap sendiri, lagipula cari pacar. Karena tersebut ia mesti dikurung di tengah halaman. Barulah pada senja hari. si jago dikeluarkan dari kandangnya, dan diberi kemerdekaan gerak dengan melepaskannya di halaman tertutup. Kebebasan yang melulu dua jam tersebut pun, si jago tetap jangan ditemani ,ayamaduh khususnya betina.

Pada etape awal, ayam jantan ini lumayan mendapat porsi pelajaran ringan saja. Ini menilik pada usia tersebut bulu-bulunya masih muda (rebung), khususnya bulu pada unsur leher dan ekor. Jika dipompa dengan takaran latihan yang agak berat, dikhawatirkan ia bakal kesakitan dan bulunya rusak. Tapi tidak boleh dikira dengan melulu dijernur, lanlas tidak cukup ada pertambahan kekuatan badan. Justru penjemuran ini mengakibatkan pernapasan lerlatih. kerja jantung semakin senmpurna, dan tubuh menjadi langsing dan berisi. Mengapa begitu ? Ceritanya begini : sebelum dijemur, ayam memang mesti dimandikan (dibanyoni) terlebih dahulu. Tubuh yang basah ini secara otomatis berjuang mengeringkan diri dengan menerbitkan energi penguapan air. Energi ini didapatkan dari karbohidrat juga dapat oleh lernak cadangan yang terdapat di balik kulit. Dengan begitu proses penjemuran bakal mendororong ayam jago meminimalisir kandungan lemaknya. Tentu saja tubuhnya jadi langsing atletis.

Selama dijemur tersebut pula, tubuh dan bulu-bulunya berangsur kering. Ini telah menuntut tenaga ekstra. Oleh sebab tersebut jangan heran andai si ayam sering terengah-engah serupa berakhir lari jauh. Napas yang terengah-engah tersebut adalahusahanya guna memasukkan oksigen semaksimal barangkali guna menghanguskan lemak (sumber energi itu) guna mengubah energi yang hilang sekitar dijemur. Jadi dengan penjemuran da pembanyonan saban pagi, secara tidak langsung kita sudah memberi ekstra kekuatan untuk jago itu.

2. Cara Mandi

Cara memandikan yang benar pastinya lebih menunjang usaha kita. Memandikan ayam jago tak ubahnya memandikan bayi saja. Kita tak boleh begitu saja mengguyuri tubuhnya. Apalagi menceburkannya ke dalam ember. Kita melulu boleh mengairi bagian unsur tubuh tertentu saja.Caranya gampang saja. Cukup dengan air dingin atau air suam-suam kuku, serta lap bersih atau Sabung Ayam – sepotong karet busa (spons). lalu anda jongkok. dan ayam dikepit. Kepala ayam agak ditekan kebawah, kemudian air dikucurkan melewati lap (karet busa) yang diperas ke arah kepala dan muka. Kemudian kepala yang basah tersebut dilap. Bagian beda yang butuh dikucuri ialah leher, pangkal sayap, pinggang, kloaka (lubang pantat), brutu (kelenjar minyak yang ada di ujung punggung). Perlu diperhatikan, saat mengucuri bagian-bagian ini, usahakan supaya bulu tidak basah. Karena tersebut bulu nya harus disibakkan dulu. Setelah unsur atas ini selesai, menyusul unsur bawah, yaitu dada, paha, dan kaki. Jari jemarinya juga perlu anda bersihkan dari koloran yang menempel.

3. Menjantur

Tingkat pelajaran lebih lanjut merupakan menjantur. Pada etape ini, ayam mulai diberi pelajaran gerak, meski masih terbatas pada gerak sayap dan kaki. Namun pelajaran ini akan membuahkan hasil ganda. Selain mengajar kekuatan kaki dan sayap. pun pernapasannya terlatih. Menjantur ayam seringkali sore hari, karena paginya telah dijemur. Sebelum pelajaran dimulai, ayam pun butuh dibanyoni lagi, diberi santap cukup, serta dilepas dulu sejumlah saat. Sejam lantas latihan menjantur boleh dimulai. Pegang pangkal ekor, dan angkat ayam tinggi-tinggi, sampai kepalanya menggantung ke bawah. Diperlakukan laksana ini, sijago bakal mengepakkan sayapnya dan meronta menggerakkan kedua kakinya. Biarkan kejadian ini dilangsungkan semenit atau dua menit. Lantas ayam diturunkan dan biarkan tidur sejenak. Kalau perlu, dan situasi tubuhnya memungkinkan, latihan dapat diulangi sejumlah kali diselingi istirahat.

4. Latihan Renang

Dalam pelajaran renang, ayam jago tidak lumayan mengepakkan sayap dan menyepakkan kaki saja, tetapi semua tubuhnya mesti bergerak supaya tidak tenggelam. Latihan berat ini memaksa otot tubuh bekerja keras Meski ayam ialah unggas yang tak dapat berenang, namun untuk ayam jago urusan tersebut suatu keharusan.. Otot yang menggumpal keras nampak pada sosok tubuh yang kekar, dan kekuatannya yang dapat diandalkan. Supaya lebih sip, pelajaran renang dapat dilakukan dengan membuang ayam ke dalam empang atau ke tengah kali kecil, secara berulang-ulang. Pada etape permulaan, pelajaran renang lumayan diberikan dua kali seminggu, kemudian tiga hari sekali, dan lantas setiap hari diperbanyak dengan porsi 2-3 menit (atau lebih) masing-masing kali berenang, dicocokkan dengan situasi sijago.

5. Latihan Loncat

Tempaan jasmani membentuk kekuatanan saja tidak cukup cukup. Si jago perlu pun diajari bergerak cepat. Ada bisa jadi sewaktu rnelakukan serangan terhadap musuh, mesti dilaksanakan dengan loncatan ke udara. Jago yang tidak terlatih, akan jatuh terhuyung-huyung begitu menjejakkan kaki di tanah, dan posisi kuda-kuda yang tidak cukup mantap ini menjadi sasaran lunak serangan lawan.

Latihan menyempurnakan memungut posisi kuda-kuda untuk ayam, dapat dengan melempar-lemparkannya ke atas di angkasa bebas. Pantat ayam terdahulu kita sangga dengan telapak tangan kiri yang dimulai lebar-lebar, kemudian tangan kanan demikian pula, perlu dimulai lebar dan ditelentangkan untuk menahan bagian tembolok. Sesudah tersebut ayam diusung dan dilempar ke atas dalam masa-masa bersamaan. Ketika melempar, tangan kanan (bagian tembolok) mesti mendapat desakan yang lebih keras, sampai-sampai posisi ayam bakal terangkat laksana posisi berkeinginan menerjang lawan yakni kaki diusung ke atas.

Mula-mula si jago bakal terhuyung-huyung juga. Tapi lama kelamaan ia akan jatuh dengan lunak dan siap berlaga dengan kokoh. Posisi kaki juga dengan sendirinya diperbaiki. Dengan pelajaran lempar-lemparan ini, anda mendapat hasil double. Selain pelajaran kaki dalam menjaga ekuilibrium tubuh, pun latihan menerjang seraya meloncat. Seperti pelajaran sebelumnya, pelajaran loncat ini dilaksanakan setahap demi setahap

6. Latihan Leher

Latihan berikut merupakan latihan leher, yang nyaris serupa pelajaran loncat. Caranya dengan mengusung ayam ke atas juga. Namun yang ditahan ialah unsur pantat (tepat di bawah brutu) dan unsur leher (di bawah kepala). Waktu mengusung dilaksanakan secara bersamaan dan tekanannya juga sama besar. Pada saat diusung inilah, otot leher bakal menegang. Makin tidak jarang dilakukan, maka urat leher bakal keras dan kuat. Leher yang powerful adalahsalah satu senjata tumpuan bila terpalaksa bertarung dalam jarak dekat. Dengan adu leher, si jago dapat merebut posisi menyerang mematuk unsur belakang kepala lawan. Kemenangan dalam adu leher, berarti keunggutan dalam mengoleksi angka pukulan bersih yang menyakitkan lawan.

7. Latihan Lari

Dengan lari, ayam jadi tambah langsing, tambah lincah, dan pernapasannya juga tambah kuat. Demikian pun dengan otot-otot tubuhnya. Latihan dilaksanakan dengan teknik memegang jago yang lain, sementara jago kita tidak dipedulikan bebas di tanah. Lalu anda berlari-lari kecil seraya memancing supaya sang jago memburu lawan. Tetapi tidak boleh sampai dia sempat mematuk ayam jago yang sedang anda pegang. Juga tidak boleh sampai si jago salah sasaran justeru mematuk tangan kita, dapat luka berdarah nanti. Selagi si jago nyaris melabrak, segeralah hindarkan tangan kita. Tapi cepat-cepat dekatkan lagi. Begitu berkali-kali seraya terus jalan mengitari halaman. Ini dimaksudkan untuk mengajar refleks ayam. Begitu lawan mendekat, ia langsung bereaksi siap menghantam. Latihan semacam ini harap hati-hati, tidak boleh sampai jago yang anda pegangi menjadi tertekan jiwanya, dan ketakutan. Ia enggan berlama-lama jadi bulan-bulanan pameran kekuatan lawan tanpa sempat mengupayakan membalas.

8. Latihan Tarung

Ini merupakan pelajaran tahap akhir. Dengan memberi kesempatan untuk jago anda untuk betul-betul menjajal kekuatan lawan, maka anda pun tahu hingga tingkat mana kelebihan jago kita. Dalam pelajaran ini, usahakan kedua jago masih tergolong ruang belajar pemula, jadi setingkat kekuatannya.Dalam pelajaran tarung ini, diusahakan supaya keduanya tidak bobrok baik bulu maupun kulitnya. Karena tersebut mula-mula pertarungan secara tertutup saja, yaitu membungkus (dengan plester) paruh, taji (meski masih pendek dan tumpul), dan jari belakang. Setelah sejumlah kali diusahakan tarung, dengan tiap “ronde” paling-paling satu menit saja, maka plester boleh dibuka.

Penutupan bagian-bagian riskan dengan plester, bermaksud mengayomi jago dari bisa jadi luka, pun untuk mengajar si jago supaya membiasakan diri memukul tanpa mematuk lebih dulu. Jadi sang jago diberi latihan bagaimana memukul tanpa mematuk, agar nanti, dalam segala posisi, ia dapat memukul walau tak sempat mematuk lawan.

Berikutnya bertambah ke pelajaran bertarung beneran. Semua plester dimulai kecuali plester taji. Boleh saja taji tidak dipedulikan terbuka, andai kita berkeinginan mengetahui jago anda jalu atau tidak. Maksudnya tajinya bermanfaat sebagai senjata pemungkas dengan baik. Tapi andai masih dalam etape awal, awasilah ketat, tidak boleh sampai taji tersingkap ini mengakibatkan lawan terluka parah.

Sebetulnya, tanpa membuka taji, kita dapat tahu apakah jago anda jalu atau tidak. Bila balutan taji tersebut berlumuran darah, jelas jago anda jalu. Sparring mitra ini seperti pelajaran sebelumnya, dilaksanakan bertahap juga. Mula-mula satu ronde sekitar dua menit, lantas diperbanyak lagi di hari inilah dengan masa-masa yang lebih lama sedikit. Sampai akhirnya menjangkau jangka masa-masa bertarung sebanyonan (15 menit).

Demikian sampai disini pembahasan artikel kita kali ini mengenai artikel dan iformasi yang kita sampaikan hari ini, semoga dengan panduan artikel ataupun informasi yang kamu dapatkan melalui artikel kita dapat menambah sedikit wawasan kamu dan juga kita berharap jika ulasan di atas barusan dapat berguna untuk kamu.

” Let’s Play Now at Stationbola & Stationbet and Win Thousands of Interesting Gifts “

” So Try Joining Us Stationbola & Stationbet “